Patroli Sampah Liar Minggu Kedua: Upaya Bersih Kota yang Masih Dihadang Timbunan Sampah

Yogyakarta – Patroli sampah liar di wilayah Kemantren Gondokusuman telah memasuki minggu kedua. Selama sepekan, petugas bersama linmas setempat melakukan pemantauan di berbagai titik rawan pembuangan sampah liar. Meskipun upaya telah dilakukan, masih ditemukan tumpukan sampah di beberapa lokasi.
Pada Senin (17/3), patroli dimulai dari Kemantren menuju posko Kusbini, lalu berlanjut melalui Jalan Gejayan hingga Kotabaru. Hasil patroli menunjukkan bahwa sampah masih menumpuk di sebelah utara selokan posko Kusbini, sementara di posko Gejayan dan Kotabaru, kondisi relatif bersih.
Selasa (18/3), rute patroli lebih panjang, mencakup area seperti SD Muhammadiyah Sapen, UIN Sunan Kalijaga, Pasar Demangan, hingga SMA 3 Yogyakarta. Hasilnya, sebagian besar area yang dilalui terpantau bersih dari sampah liar.
Namun, kondisi berbeda ditemukan pada Rabu (19/3). Saat patroli berlangsung, ditemukan tumpukan sampah lama yang belum diangkut di belakang pos Kusbini, bahkan ada indikasi pembakaran sampah. Sementara itu, di selokan sisi selatan Lapangan SMA 3 Kotabaru juga terdapat tumpukan sampah baru.
Kamis (20/3) patroli dilakukan di sekitar Tarumartani, Jalan Kompol Bambang Suprapto, dan berbagai titik di Kelurahan Terban serta Kotabaru. Patroli berjalan kondusif dengan kondisi sampah yang mulai terkendali di beberapa lokasi.
Jumat (21/3) petugas menyisir kawasan Kantor Balai Yasa hingga Jembatan Layang Lempuyangan. Dari hasil pemantauan, beberapa lokasi seperti depo Kotabaru dan Argolubang dalam kondisi aman, namun masih ditemukan tumpukan sampah di belakang depo Argolubang.
Sabtu (22/3), patroli mendapati adanya kantong sampah di sepanjang Jalan Kusbini. Sementara pada Minggu (23/3), seorang warga tertangkap tangan membuang sampah liar di dekat posko patroli Kusbini. Beruntung, tindakan tersebut segera ditangani oleh Lurah Terban dan Ketua RW setempat.
Secara keseluruhan, patroli minggu kedua menunjukkan adanya perbaikan di beberapa titik, tetapi tumpukan sampah masih kerap muncul di beberapa lokasi. Dengan keberadaan posko dan linmas yang bertugas, diharapkan kesadaran warga meningkat sehingga Yogyakarta bisa lebih bersih. Patroli akan terus berlanjut pada minggu ketiga guna memastikan efektivitas penanganan sampah liar di wilayah ini.